PROSES KESUKSESAN

Setiap proses menuju kesuksesan selalu kita melalui jalan yang kasar dan sulit. Sering kita mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan apa yang kita targetkan walaupun kita sudah berusaha dengan hati-hati dan mengeluarkan yang terbaik dalam diri kita. Dan banyak orang menyebutnya sebagai kegagalan.

Sukses yang sesungguhnya berbeda dengan keberuntungan. Kesuksesan adalah sesuatu yang kita targetkan dan kita bekerja untuk mencapainya (biasanya perlu usaha berulang-ulang) baru kalau kita tidak pernah berhenti mencoba akhirnyapun tercapai. Sedangkan keberuntungan adalah sesuatu yang tidak kita targetkan namun karena kondisi tertentu yang bukan karena kerja kita namun kita tanpa sengaja mendapatkannya.

Proses kesuksesan yang sulit ini kalau kita cermati merupakan hukum alam. Saya ingat cerita yang bagus ini: Pada suatu hari dalam percobaan belajar di laboratium universitas, sekelompok mahasiswa sedang mengamati perubahan seekor ulat menjadi kupu-kupu. Hari itu merupakan tahap terakhir untuk menjadi kupu-kupu, sehingga sang ulat yang sudah cukup lama berada di kepompong harus berjuang untuk keluar.

Dalam pengamatan itu kelompok mahasiswa menyadari ternyata perjuangan sang ulat sangat sulit dan memakan waktu yang cukup lama. Akhirnya kelompok mahasiswa itu berdiskusi untuk membantu mempermudah perjuangan sang ulat, merekapun berkonsultasi kepada professor pembimbing mereka. Sang professor tersenyum bijaksana, dan berkata bahwa ini merupakan proses belajar, terserah kesepakatan mereka untuk mengambil tindakan. Akhirnya kelompok mahasiswa itupun sepakat untuk membantu meringankan perjuangan sang ulat dengan mengunting sedikit kepompong sehingga akhirnya sang ulatpun keluar dalam bentuk kupu-kupu dengan mudah. Tapi ternyata kupu-kupu yang keluar merupakan kupu-kupu yang paling jelek yang pernah mereka lihat. Bentuknya terlalu gemuk dengan sayap yang terlalu kecil, sehingga tidak cukup kuat untuk terbang, maka tak lama kemudian kupu-kupu itupun mati. Apa yang terjadi?

Sang professor menjelaskan bahwa ulat itu harus berjuang keras untuk menembus kepompong, pada saat berjuangan itu memicu hormon untuk membentuk sayap yang cukup besar dan membentuk tubuh yang baik.

Sama juga dalam proses kesuksesan manusia, kadang prosesnya terasa sulit, namun kesulitan-kesulitan itu telah membentuk kita menjadi manusia yang lebih baik, lebih bijaksana, lebih sabar, lebih pintar, dan banyak hal yang kita akan dapatkan yang nilainya bahkan lebih berharga dari pada tujuan itu sendiri.
_________________
Salam Hangat,
Djoko Komara
Senior Marketing Manager K-Link Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s