Artikel

8 Komitmen SUKSES

Setelah berhasil mensponsori propsek,mintalah kepada mereka untk melakukan delapan komitmen demi mengembangkan bisnis ini. Apa saja delapan komitmen itu ? Sebut saja namanya dani. ia baru dua bulan menggeluti bisnis MLM. hasilnya ? Cukup lumayan, lelaki asal betawi ini sudah punya 10 downline. Maklumlah, latar belakangnya sebagai agen asuransi, membuatnya piawa dalam mempresentasikan peluang bisnis MLM,khususnya dalam merubah hidup.Para prospeknya langsung antusias,membubuhkan tanda tangan di formulir keanggotaan. Ternyata Dani mampu ‘mengelola’ antusias setiap prospeknya. Ia,setelah prospeknya bergabung,langsung diajak mengikuti berbagai pelatihan,baik yang digelar oleh perusahaan ataupun leadernya. Kepada setiap prospeknya, dani meminta komitmenya untuk bersama sama mendulang kesuksesan di MLM, termasuk membuat target setiap bulan. Misalnya membuat daftar prospek ( nama nama yang berpeluang diajak bergabung ), membuat dan mengikuti home sharing,melakukan pembelian produk untuk dikonsumsi maupun dijual untuk memperoleh keuntungan eceran.

Dengan melakukan ‘pembinaan’ macam itu, jaringanya berkembang signifikan. Downlinenya di level pertama,mampu melakukan perekrutan, hingga total jaringannya di bulan ke empat mencapai 40 an downline. Bonuspun mulai dijamahnya,walaupun belemu menginjak angka jutaan. Tapi membuatnya puas,karena teamwork di jaringanya mulai terbentuk. dani dan downlinenya terus melakukan sharing yang dijadwalkan teratur setiap minggunya. Cara yang dilakukan dani itu tampaknya patut ditiru oleh pelaku bisnis MLM lainnya. Sebab, setalh proses sponsoring berlalu,biasanya mereka larut dalam kegembiraan. Lalu lalai melakukan pembinaan,suatu hal yang wajib dilakukan dalam bisnis MLM. Ataupun terus mencari prospek-prospek lain untuk direkrut. Sedangkan anggota baru dibiarkan begitu saja berjalan,tanpa ada bimbingan dan pengarahan, hasilnya, ya muncullah sebutan “downline tidur” tanpa melakukan aktivitas apapun. Seyogyanya,setelah sponsoring dilakukan,mintalah komitmen kepada anggota baru.Sebab,dengan komitmen itu,menunjukkan bisnis MLM bukan main main,walaupun pada mulanya dilakukan paruh waktu.Bagi anda,komitmen downline itu memberikan keseriusannya dalam menggeluti bisnis ini.Berikut ini 8 komitmen yang dapat anda minta kepada setiap propsek yang berhasil direkrut :

  1. Komitmen Waktu. Kepada downline cobalah tanyakan” Berapa waktu yang akan anda luangkan untuk bisnis MLM setiap minggu ? jawabannya dapat memberikan gambaran bagi anda selaku upline atau sponsor untuk mencurahkan waktu yang anda gunakan bagi pengembangan distributor.Ingatlah,makin banyak waktu yang diluangkan bagi bisnis ini,maka makin besar potensi yang dimilikinya,khususnya dalam mengembangkan jaringan.berikan waktu anda kepada downline yang waktunya dicurahkan pada bisnis ini.
  2. Komitmen Training. Tanyakan, Berapa sesi training yang ingin dihadiri setiap bulannya ‘? di bisnis MLM,kegiatan training wajib diikuti para distributor.Sekurang kurangnya dua kali sebulan, bahkan kalau perlu,mengikuti training nasional. Sebab,energi dan semangat even ini sangat penting untuk menggerakkan dan mempengaruhi semua yang hadir.Jika tidak diikuti,dikhawatirkan mereka tidak memperoleh motivasi yang tinggi.Lengkapi pula dengan menyaksikan video training,mendengarkan kaset,membaca buku dan sebagainya.
  3. Komitmen Stock. ketika mengetahui waktu diluangkan oleh downlinenya,iringi pula dengan pembelian produk.Bantulah downline dalam memesan produk produknya yang tingkat penjualan dan peminatnya tinggi. Jangan memesan atau menstock barang yang daya belinya kurang dan kadaluarsanya cepat.
  4. Komitmen selling. Tidak ada gunanya membeli dan menstock barang tanpa penjualan.Jadi downline baru perlu membuat komitmen penjualan,berdasarkan batas waktu yang disetujui bersama. tentunya mereka melakukan penjualan itu sendiri saat pertama kali,melainkan harus didampingi oleh anda sendiri selaku upline atau sponsor.
  5. Komitmen Team Building. Tidak semua distributor punya komitmen mebangun jaringan.Bantak mereka senang dengan komisi eceran setiap bulanya, tapi ada juga yang memutuskan untuk membangun jaringan agar mencapai kesuksesan di masa mendatang. Jika anda mendapatkan komitmen membangun jaringan dari downline,bersipalhan membantu prosesnya. Buatlah rencana yang dapat dijalani bersama downline.
  6. Komitmen Prospek List. Setiap orang di MLM memerlukan daftra prospek,berisikan daftar nama nama prospek yang diajak bergabung. Entah itu pada produk,peluang bisnisnya atau kedua duanya ? simpulkan komitmen untuk memasukkan sedikitnya 50 nama daftar prospek,lebih banyak lebih baik. Sangan bermanfaat jika anda melakukannya bersama, jangan biarkan mereka melakukan sendiri,karena kans nya tidak begitu besar.Catat pula anda tidak memasukkan semua daftar dalam satu sesi. Sekalipun punya 50 nama prospek, anda bisa bekerja sama dengan mereka, yang penting mulai mengerjakannya ketimbang membicarakannya.
  7. Komitmen Goals. Semua aktivitas yang dilakukan pada akhirnya demi mencapai tujuan.Jika tidak, tidak hanya menjalani hidup tanpa petunjuk,tidak akan tercapai. Juga dan terpenting,tulislah dan ingatlah apa yang dikerjakan.Komitmen mencatat,membawa daftar orang dan tujuan bisnis adalah vital. sebab, ketika komitmen lain dijalani suatu saat, dan beberapa goal diraih, tujuan baru dapat diciptakan. Kita harus selalu menginkatkan pandangan-meraih emas dan bukan perak.
  8. Komitmen Gerak. Di MLM perlu membuat komitmen agar senantiasa aktif mencapai tujuan,baik perorangan maupun secara tim. Tanpa komitmen,semua tidak berguna. Jika anggita tim tidak menginginkan persetujuan,mereka tidak memiliki komitmen cukup untuk sukses.jika anda tidak melakukannya demi diri sendiri, anda hanya membuang – buang waktu saja di MLM

Diambil dari http://k-linkgroup.blogspot.com/search/label/Motivasi

Income Tanpa Batas

Sleep ? Are you sleep ? Manusia dalam menjalani rutinitas sehari – hari pasti merasakan lelah, capai dan letih sekali. Apalagi pekerjaan anda sangat menyita waktu dan begitu padat. Saat itulah anda membutuhkan waktu untuk istirahat atau tidur selepas pulang dari kantor. Di waktu malam adalah waktu yang tepat untuk tidur dan melepaskan kepenatan yang ada, agar tidak stress, perlu rileks, penyegaran dan meditasi . Jika manusia kurang tidur, akan mudah sekali mengalami gangguan seperti pusing, sakit kepala, tidak bergairah, susah berfikir, cepat emosi dan kelihatan sekali di wajahnya kusam dan tidak segar. Untuk itu tidur amatlah penting dan perlu adanya keseimbangan antara istirahat dan bekerja. Selamat Beristirahat ……!!

Lantas, apa sich artinya menghasilkan Income disaat anda tidur ? Koq,…kelihatannya aneh dan tidak mungkin. Apa bisa ? Mungkinkah Itu ? Yang Benar Saja ? Ah,..itu hanya Omong Kosong ? atau apalagi pertanyaan penuh ragu dan penuh tanya. Kalau kita berfikir simple mungkin ‘ menghasilkan income dengan bekerja, bukan tidur ‘ tidur ya tidur ! tidak menghasilkan income dan memang waktu untuk istirahat. Baik, itu memang ada benarnya juga,nah sadar atau tidak anda akan mengalami yang namanya ‘ making money while you are sleep ‘ jika anda menjalankan pekerjaan yang berhubungan dengan 2 hal berikut :

  1. Networking . Menjalankan bisnis secara network / jaringan adalah hal yang amat penting dan berpotensi luar biasa untuk menghasilkan incone besar, tak terhingga dan terus menerus. Jika anda bekerja secara konvensional seperti bekerja pada salah satu perusahaan sebagai manajer atau staff / karyawan , anda hanya bisa menikmati pekerjaan anda dengan mendapatkan imbalan gaji 1 kali saja yang tentunya akan mendapatkan di tanggal muda, nah itupun anda masih terbentur untuk mengatur keuangan anda secara cermat dan bahkan selalu kekurangan / terbatas. Dengan networking, anda tidak demikian, kemungkinan kecil anda hanya mengalami perubahan normal dan peluang untuk menghasilkan income besar, mengatur waktu lebih bermanfaat / efisien,tidak terbatas oleh dimana anda bekerja, tidak terbatas oleh ruang dan waktu, network anda berkembang bagaikan benang – benang di udara menuju berbagai arah, nah itulah sumber pendapatan anda. Jika anda mampu menjalin kerjasama / rekanan bisnis dengan orang di luar anda. Maksudnya di luar perusahaan anda bekerja, derah anda, wilayah anda, propinsi anda, bahkan negara anda,……berarti bebas kemana network anda bergerak. Contohnya : Anda di Jakarta, sedangkan rekan bisnis anda di Cape Town ( Afrika Selatan ) , pada saat anda bekerja di bisnis tersebut, rekan bisnis anda di cape town lagi asyiik tidur , ber olah raga dsb, demikian pula sebaliknya..nah berbisnis dengan network begitu asyiik bukan ? Anda tidak takut jika suatu saat anda mengalami PHK, Perusahaan bangkrut, Pusing mencari Pekerjaan baru lagi dll. Semua enjoy dan hidup lebih bersemangat dengan networking.

    Memulai bisnis networking tidaklah sulit / berat. Karena di sekeliling anda adalah networking sebenarnya, tinggal anda memperkenalkan sebuah bisnis yang bagus kepada mereka. Dimana networking bisa di mulai ? di keluarga anda, family di luar kota , tetangga anda, teman arisan / pertemuan RT / RW, teman sekolah / kuliah , rekan kerja, rekan organisasi dll. Banyak sekali, dan itu mudah untuk memulainnya. Yang tersulit dalam memulai networking adalah rasa segan , malu anda untuk memulai, padahal hal itu tidak perlu terjadi pada diri anda. Mereka akan tetap memandang anda wajar dan jika bisnis yang anda bawa bagus, andapun dinilai bagus dan memiliki kemampuan memimpin seperti seorang leader yang handal. Manfaatkan ruang dan waktu ini sebaik mungkin. Semua pasti Bisa !

  2. Internet. Di era digital seperti sekarang , dunia internet amatlah penting dan perlu sekali. Internet tidak saja untuk berkomunikasi, chatting, kirim email, mencari informasi berita, mengumpulkan data,atau hanya sekedar cari teman. Internet bekerja 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, 365 hari dalam setahun. Internet adalah tempat strategis untuk membangun networking secara luas tanpa batas, ke seluruh dunia. Peluang untuk mengembangkan usaha, bisnis dan menjalin rekan bisnis sangat terbuka. Kami di jakarta, sedangan anda di surabaya, bandung, jayapura ataupun medan misalnya. Internet adalah alat komunikasi vital dan penting untuk bertemu dan berbagi kesempatan, peluang dan bermitra. Jika kerjasama sudah terjalin dengan baik, dengan memegang rasa percaya / saling menolong, komitmen dan berfikir positif, memiliki wawasan jauh ke masa depan, maka kesuksesan bukan lagi sebuah impian seseorang, tetapi kesuksesan ada di genggaman tangan. Selamat buat mereka yang mengerti akan hal ini, dan andapun bisa memulai memikirkan akan hal ini.

Diambil dari http://k-linkgroup.blogspot.com/search/label/Motivasi

4 thoughts on “Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s